Selamat datang di gerai kami, terlengkap dan termurah.

Sabtu, 27 Agustus 2011

Misteri Ka’bah Menggegerkan NASA

 Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi.
Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.
Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa ya ng menggantungnya ?.”
Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah,
tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.
Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama
‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.
Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi
Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.
Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya ki
ta.
Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda :
“Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam”

Panduan Sholat, Insya Allah bermanfaat

http://thibbalummah.wordpress.com/2011/06/01/koreksi-sholat-kita-sifat-sholat-nabi-ilustrasi-gambar-doa/

 monggo diklik alamat di atas
terimakasih sudah berkunjung.

Senin, 15 Agustus 2011

K. H. Abdullah Gymnastiar — Lihatlah bagaimana Allah mencukupi air minum setiap hari, mata airnya dimana / yang nimba siapa / yang ngangkut siapa, alhamdulillah selalu ada.


K. H. Muhammad Arifin Ilham — Sepuluh hal yang merusak Ukhuwah 1. Buruk sangka 2. Gossip, Mengumpat 3. Den​gki 4. Meremehkan 5. Pamer, "One man show" 6. Egois, maunya hanya diri & pendapatnya yang didengar, maunya menerima tetapi tidak mau memberi, sadar sekali akan haknya tetapi lupa dengan kewajibannya, pelit, serakah, gampang marah buah egoisme (QS 23:53) 7. Menyakiti dengan lisan, tulisan & tindakan 8. Melanggar kesepakatan bersama 9. Memutuskan tali silaturrahmi 10. Bersahabat bukan karena iman.

Perjalanan Perempuan Afrika Selatan Menemukan Cahaya Islam


Senin, 15/08/2011 11:04 WIB | Arsip | Cetak
Nozibele Phylis Mali, perempuan kelahiran Transkei--bekas wilayah apartheid di Afrika Selatan--datang ke Cape Town pada tahun 1991 untuk mencari pekerjaan. Allah menganugerahkannya cahaya Islam ketika ia bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah Mehrunisa Dawood, sebuah keluarga muslim.
Saat itu tahun 1995, Mali seperti biasanya melakukan tugas rutinnya di rumah keluarga Dawood. Saat sibuk menyapu lantai, ia mendengar suara anak lelaki keluarga itu yang bernama Shafeeq sedang melantunkan hapalan Al-Qurannya. Seketika Mali terpesona mendengarnya. Ia tidak paham artinya, tapi lantuanan ayat Al-Quran itu membuatnya merasa aneh dan ingin tahu. Diam-diam ia memperhatikan Shafeeq yang sedang duduk khidmat membaca kitab suci Al-Quran di hadapannya.
"Mengapa anak ini duduk seperti itu?" tanya Mali dalam hati. Bagi Mali pemandangan yang ia lihat sungguh indah. Keindahan yang memicu rasa ingin tahunya. Ia bertanya-tanya lagi dalam hati, "Apa yang sedang dilakukan Shafeeq? Mengapa aku begitu terpesona dengan suara yang mengalun begitu merdu?"
Sejak itu, jiwa dan pikiran Mali selalu teringat dengan apa yang ia lihat dan ia dengar hari itu. Mali kagum melihat seorang anak yang dengan khidmat membaca Al-Quran. Ia tidak tahu apa itu Quran. Ia juga tidak tahu soal agama Islam. Tapi ketika ia melihat seorang anak membaca Quran, dan mendengar ayat-ayat suci yang dilantunkannya, Mali mengakui ada sebuah kekuatan yang besar yang meyakinkannya pada sebuah kebenaran.
"Bacaan yang dilantukannya itu datang dari dalam hati," ujar Mali yang mulai tersentuh dengan bacaan Al-Quran.
Tapi sebenarnya, bukan cuma bacaan Al-Quran Shafeeq yang membuat hati Mali tersentuh. Ia juga mengagumi Mehrunisa Dawood sebagai seorang perempuan yang murah senyum. "Perempuan ini, setiap pagi saat saya datang, wajahnya selalu dihiasi senyum," kata Mali, bahkan ketika ia melakukan kesalahan saat bekerja, majikan perempuannya itu tetap bersikap baik, sehingga Mali tak khawatir kemungkinan akan mendapat hukuman karena melakukan kesalahan saat bekerja.
Mali menceritakan, sikap dan perlakuan Mehrunisa Dawood sangat berbeda dengan sikap majikannya terdahulu, meski sama-sama Muslim. Di keluraga Mehrunisa, Mali tidak merasa diperlakukan semata-mata hanya sebagai pembantu atau antara majikan dengan pekerjanya. Tapi ia merasakan hubungan yang lebih hangat dan kekeluargaan. Ini yang membuat Mali merasa bahagia bahkan terharu.
Suatu siang, Mali memperhatikan Mehrunisa yang sedang berwudu lalu salat dengan mengenakan baju panjang dan jilbab. Saat itu, Mali belum tahu soal wudu dan keheranan melihat apa yang dilakukan majikan perempuannya. Mali ingin bertanya tapi agak takut. Semakin lama ia memperhatikan kebiasaan keluarga Mehrunisa, pertanyaan dalam kepalanya makin menggunung.
Mehrunisa ternyata merasakan keingintahuan Mali. Ia tahu, Mali yang lahir dari keluarga Gereja Metodis, sedang membutuhkan bimbingan spiritual. Mehrunisa lalu mengajak Mali diskusi soal agama, gereja dan keyakinan agama Mali. Pembicaraan itu tidak membuat Mali puas. Mehrunisa menasehati Mali untuk berdoa.
"Saat kamu keluar dari pintu ini, katakanlah pada Tuhan 'Oh, Tuhan, tolonglah aku, tunjukan aku kebenaran'. Bacalah doa itu saat kamu berjalan sampai tiba di rumahmu, dan Tuhan akan menunjukkan jalan bagimu, " ujar Mali menirukan perkataan Mehrunisaa ketika itu.
Beberapa bulan kemudian, Mehrunisa mengajak Mali ke kantor Gerakan Dakwah Islam. Seorang imam di kantor tersebut menjelaskan tentang Islam pada Mali yang tanpa menunda-nunda waktu lagi memutuskan untuk memeluk Islam. Saat itu tahun 2005, momen saat Mali mengucapkan dua kalimat syahadat menjadi momen yang mengharukan. Setelah resmi masuk Islam, Mali menggunakan nama Islami Fatima.
Setelah masuk Islam, Fatima Mali merasakan perubahan yang lebih dalam kehidupannya. Ia yang biasanya hanya memikirkan kebutuhannya sendiri, menjadi lebih peka pada orang lain yang membutuhkan. Tapi, ia juga harus menerima kenyataan pahit tidak semua orang senang dengan pilihannya menjadi seorang muslim.
Selama bekerja di Cape Town, Fatima hidup menumpang di rumah saudara lelakinya bernama Douglas. Saudara lelakinya itu tidak pernah mempermasalahkan perpindahan agama Fatimah dan tetap bersedia menampung Fatima di rumahnya. Yang menjadi batu sandungan adalah istri Douglas, yang tidak menentang keislaman Fatima dan secara terbuka menunjukkan kebenciannya pada Fatima.
Meski hidupnya makin berat karena sikap iparnya itu, Fatima berusaha sabar dan bertahan. Tapi lama kelamaan, Fatima tak kuat menghadapi sikap iparnya dan memilih meninggalkan rumah. Ia kemudian menumpang di rumah seorang teman perempuannya yang muslim, bernama Nadia. Di lingkungannya yang baru, Fatima bersama Nadia membantu seorang tetangga dan dua anaknya yang terlantar karena ibunya seorang pemabuk. Ayah dua anak itu sangat terkesan dengan sikap Fatima dan Nadia dan membuatnya memutuskan masuk Islam, dengan mengajak dua anaknya. Fatima merasa bahagia. Ia merasa itulah pertama kalinya ia melakukan hal baik sejak ia masuk Islam. (kw/TTI)

"link download ceramah"

http://mp3skull.com/mp3/ust_adil.html

Kumpulan Referensi Hadits

untuk pedoman anda ,silahkan download software kumpulan hadist2 shahih gratis di : http://opi.110mb.com/haditsweb​/download.htm
opi.110mb.com
Info: Untuk kemudahan mengakses HaditsWeb secara offline, silahkan Pesan HaditsWeb Full Version. Pada HaditsWeb Full Version ini, terdapat 7 DVD, dimana dalam masing-masing DVD terdapat file-file yang diperlukan untuk installasi HaditsWeb berikut dengan file-file MP3 nya untuk seluruh qori (18 q

::: mUHASABAH dIRI::




"Hidup manusia itu sprt sebuah BUKU...Sampul depan adl tgl lahir & sampul belakang adl tgl berpulang.Tiap lembarannya adl hari2 dlm hidup,ada yg tebal,ada yg tipis.Hebatnya,seburuk apapun halaman sebelumnya,selalu tersedia halaman selanjutnya yg bersih,baru & tiada cacat...Sama dg hidup kita,seburuk apapun kemarin,Allah selalu menyediakan hari yg baru utk kita.Kesempatan yg baru utk bisa melakukan sesuatu yg benar setiap hari,memperbaiki kesalahan, & melanjutkan alur cerita yg sdh ditetapkanNya" :)

"MENGHARGAI APA YANG KITA MILIKI"

Musafir kecil....................

Dahulu kecil, kita selalu berfikir kehidupan akan seindah bayangan.
seribu cita-cita akan terasa mudah untuk dilaluinya.
Tapi dewasa kini, kita bisa merasakan apa si hidup yang sebenarnya.

cie seriusss bgt!!!


Hargailah apa yang telah ALLAH SWT berikan kepada kita. Pernahkah Anda merasa bahwa orang lain selalu berada diatas Anda.... Atau kecewa dengan hidup Anda yang tidak seperti orang lain, hidup dengan penuh kekayaan dan kesenangan serta kelebihan. Jika itu yang Anda rasakan, pernahkah terpikir atau terbayang oleh Anda, bagaimana keadaan orang lain yang berada dibawah Anda baik dari segi kekayaannya, fisiknya, kekurangannya maupun kehidupannya yang tidak sebaik Anda. ALLAH SWT memberikan kita kehidupan agar bersyukur terhadap segala nikmat yang telah diberikan-Nya. Apapun itu, baik kesehatan, kekayaan, fisik, dan lainnya harus kita hargai dan syukuri. Sesungguhnya menghargai apa yang kita miliki walaupun dimata kita begitu kecil, dapat meningkatkan kesyukuran kita jika mendapat sesuatu yang lebih besar. Semoga kita diberikan petunjuk agar selalu dapat bersyukur atas segala nikmat yang diberikan ALLAH SWT. Amin.