Selamat datang di gerai kami, terlengkap dan termurah.

Senin, 23 Januari 2012

Galau, Dari Sudut Pandang Psikologi

Galau, sudah tidak asing lagi didengar oleh kalangan remaja hingga dewasa awal. Bila diperhatikan, tidak jarang kita menemui status facebook atau twitter yang berisi kegalauan dari pemilik akun. Biasanya mereka menunjukkan kegalauan dengan status mengeluh, menunjukkan diri sedang resah, bingung, dan pikiran kacau. Bagaimana sebenarnya galau dilihat dari sisi psikologi? Apakah ini termasuk gangguan atau tidak?
Galau dalam KBBI memiliki persamaan kata dengan kacau pikiran, bimbang, bingung, cemas dan gelisah. Kata galau akan lebih tepat bila disebut bimbang, namun pengertiannya lebih pada arah bentuk kecemasan seseorang.

Kecemasan adalah perasaan tak nyaman berupa rasa gelisah, takut, atau khawatir yang merupakan manifestasi dari faktor psikologis dan fisiologis. Kecemasan dalam kadar normal merupakan reaksi atas stress yang muncul guna membantu seseorang dalam merespon situasi yang sulit.
Kecemasan dapat dimasukkan dalam teori psikoanalisis. Freud mengatakan kecemasan berkembang dari konflik antara sistem id, ego dan superego tentang sistem kontrol atas energi psikis yang ada.
  • Kecemasan realita adalah rasa takut akan bahaya yang datang dari dunia luar dan derajat kecemasan semacam itu sangat tergantung kepada besarnya ancaman.
  • Kecemasan neurotik adalah rasa takut bila instink atau keinginan pribadi akan keluar jalur dan menyebabkan sesorang berbuat sesuatu yang tidak diinginkan.
  • Kecemasan moral adalah rasa takut terhadap hati nuraninya sendiri. Orang yang hati nuraninya cukup berkembang cenderung merasa bersalah apabila berbuat sesuatu yang bertentangan dengan norma moral.
Galau adalah bentuk kecemasan, sedangkan status FB dan Tweet yang mereka ketik adalah bentuk perilakunya. Cara mengatasi kegalauan bukan hanya terkait dengan usaha menstabilkan diri, namun juga mengatasi masalah yang ada. Problem solving bisa dilakukan dengan cara:
  1. Mengubah dorongan kecemasan pada bentuk perilaku lain yang lebih positif.
  2. Carilah sesuatu bidang yang dapat membuat kamu bisa lebih berprestasi, diperhatikan, dan disukai.
  3. Tekanlah perasaan itu dengan alasan yang rasional dan utarakan di waktu yang tepat.
  4. Carilah sebab yang “masuk akal” untuk menjelaskan kenapa hal ini terjadi pada kamu, ini untuk menghindari kecemasan yang tanpa alasan realistis.
  5. Cobalah untuk menceritakan pada orang lain perasaan dan masalah kamu agar lebih jelas sebab yang menimbulkan kecemasan itu.
Menggalau tidak masalah bila dilakukan dalam jumlah yang minim, namun tidak dapat ditoleransi bila dilakukan berkali-kali dan sangat sering dilakukan. Sisi positif dari perilaku galau adalah belajar mengakui kelemahan kita dan berpasrah diri atas apa yang sudah kita usahakan. Masih ada tuhan yang memiliki rencana dan kuasa atas segalanya.
psikologizone.com

Tertawa, Menghilangkan Stres dan Cegah Penyakit

Benarkah terdapat hubungan, tertawa dapat menghilangkan stres dan mencegah penyakit? Bermacam bentuk senyum dapat kita kembangkan. Bisa karena kenangan indah atau lelucon yang dilontarkan teman anda. Tetapi hal ini sering dilupakan ketika orang mengalami persoalan hidup yang berujung pada stres.
Stres pada saat ini dapat ditimbulkan oleh beberapa sebab dan setiap orang memiliki sebab yang berbeda-beda. Setiap orang pun juga memiliki metode yang berbeda beda dalam mengatasi stres yang dialami.

Stres yang berkepanjangan (kronik) akan menyebabkan sistem kekebalan tubuh (imun) menurun. Akibatnya berbagai penyakit dan kelemahan menurun. Bahkan bisa mengakibatkan penyakit kanker hingga stroke. Mengerikan bukan?

Tetapi kita bisa tenang, karena hal itu bisa dicegah dengan menggunakan teknik “Escape From Stress”. Teknik ini akan meningkatkan kualitas hidup, pencegahan terhadap penyakit yang mematikan, seperti stroke, serangan jantung, kanker hingga gejala neurosis.

Escape from Stress (EFS) adalah sebuah metode yang sering digunakan belakangan ini. Sebuah metode management stres untuk terbebas dari stres bahkan justru mendapatkan manfaatnya. Banyak program yang telah dikembangakan oleh EFS, antara lain: teknik relaksasi, latihan pernafasan dada dan perut, meditasi medis dan terapi tertawa.

Beban hidup dan tuntutan hidup yang harus dipenuhi adalah salah satu faktor stress dan sangat mudah membuat tertawa menjadi barang langka. Padahal tertawa sangat berefek positif pada mental seseorang. Hal yang bisa dilakukan adalah banyak sajian lawak ditayangkan ditelevisi yang bisa membuat anda tertawa.

Dalam dunia psikoterapi, tertawa dapat dilakukan dengan terapi tertawa. Tertawa biasa dan tertawa yang dibuat-buat berbeda dengan terapi tertawa. Terapi tertawa merupakan tertawa yang dimulai dengan tahap demi tahap. Sehingga efek yang dirasakan bagi yang tertawa benar-benar bermanfaat.

Terapi tertawa untuk mengurangi stres sudah banyak dilakukan orang. Tertawa 5-10 menit bisa merangsang pengeluaran endorphine dan serotonin, yaitu sejenis morfin alami tubuh dan juga metanonin. Ketiga zat ini merupakan zat baik untuk otak sehingga kita bisa merasa lebih tenang.

Terapi tertawa merupakan teknik yang mudah dilakukan, tetapi efeknya sangat luar biasa, bahkan dapat menyembuhkan pasien dengan gangguan mental akibat stres berat. Tertawa dalam dunia medis, merupakan obat mujarab ganguan stres atau ganguan penyakit lainnya.
Dari penjabaran diatas dapat di simpulkan bahwa psikologi tertawa memiliki dampak terhadap tubuh kita, antara lain:
  1. Mengurangi stres. Tertawa akan mengurangi tingkat stress tertentu dan menumbuhkan hormon penyeimbang yang dihasilkan saat stress.
  2. Meningkatkan kekebalan. Tertawa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena pada dasarnya tertawa membawa keseimbangan pada semua komponen sistem kekebalan tubuh.
  3. Menurunkan tekanan darah tinggi. Tertawa dapat dipercaya mampu mencegah penyakit, seperti penyakit jantung, karena marah dan takut yang merupakan emosi penyebab serangn jantung bisa diatasi dengan tertawa.
Dari artikel stres diatas, mari kita mulai menghindari tertalu banyak stres dalam diri kita. Karena jika tidak segera diatasi, stres dapat membuat kita murung dan tidak sehat. Tentu dengan tidak lupa pada kata tertawa. Pepatah tiongkok mengatakan: “ie dien siauw, sie bhe liao (satu hari tertawa tiga kali, tak akan mati muda)”.
psikologizone.com

Mengurangi Stress dengan Tahajjud

“Dan pada sebagian malam hari, salat Tahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji” (QS Al Isra: 79)
Sholat tahajjud merupakan sholat yang paling utama setelah sholat fardhu. Ada banyak sekali keutamaan dan keistimewaan sholat tahajud ini. Suatu ketika malaikat Jibril mendatangi Rasulullah, lalu ia (malaikat Jibril) berkata, “Wahai Muhammad, hiduplah sekehendakmu karena kamu akan mati, cintailah seseorang sekehendakmu karena kamu akan berpisah dengannya, dan beramallah sekehendakmu karena kamu akan diberi balasan, dan ketahuilah bahwa kemuliaan seorang mukmin itu ada pada shalat malamnya dan tidak merasa butuh terhadap manusia.” (Hadits hasan diriwayatkan oleh al Hakim, dishahihkannya dan disepakati Adz Dzahabi).

Rasulullah sendiri senantiasa sholat malam sampai kakinya bengkak-bengkak sebagai wujud rasa syukur beliau terhadap karunia Allah. Sholat tahajjud akan mendekatkan diri kita kepada Allah, menjauhkan dosa, juga sebagai sebab diangkatnya derajat seseorang. Maka tak heran jika Muhammad Al Fatih dan tentaranya mampu menaklukkan Konstantinopel “hanya” karena semua pasukannya tak pernah meninggalkan sholat wajib sejak baligh dan separuh diantaranya tak pernah meninggalkan sholat tahajjud sejak baligh.

Satu hal yang tak kalah penting, dunia medis sudah membuktikan manfaat sholat tahajud bagi kesehatan. Seperti diriwayatkan oleh Tirmidzi dalam sebuah hadist, “Sholat Tahajjud dapat menghapus dosa, mendatangkan ketenangan dan menghindarkan dari penyakit.” Dr. Muhammad Sholeh dosen IAIN Surabaya pernah membuat penelitian desertasi berjudul “Pengaruh shalat Tahajjud terhadap peningkatan perubahan respon ketahanan tubuh imunologik: Suatu Pendekatan Psikoneuroimunologi” dimana disimpulkan bahwa apabila kita melakukan shalat tahajud secara rutin, benar gerakannya, ikhlas dan khusyu’ niscaya akan terbebas dari penyakit infeksi dan kanker. How come?

Dalam tubuh kita terdapat korteks adrenal yang menghasilkan beberapa hormon, salah satu di antaranya adalah kortisol (biasa disebut hormon stress), suatu hormon yang berpengaruh pada sistem kardiovaskuler, keseimbangan metabolik, dan sistem imun. Kadar kortisol di dalam tubuh sangat fluktuatif menyesuaikan dengan irama sirkadian. Pola umum irama sirkadian adalah sekresi kortisol yang naik pada saat tengah malam dan menjelang pagi. Jumlah hormon kortisol pada pagi hari normalnya antara 38-690 nmol/liter. Sedangkan pada malam hari atau setelah pukul 24:00 normalnya antara 69-345 nmol/liter.

Kadar hormon ini juga akan meningkat manakala seseorang dalam keadaan stress. Ketika kita sedang mengalami depresi atau stress karena tekanan pekerjaan, aktivitas, atau diet yang ekstrem, kadar hormon kortisol dalam darah akan meningkat. Sebagai akibatnya, kortisol yang berlebih akan menyebabkan berkurangnya jumlah limfosit, suatu perangkat sistem imun dalam tubuh. Apabila sistem imun dalam tubuh berkurang, maka akan mudah sekali tubuh ini terserang berbagai macam penyakit.

Sholat tahajjud terbukti mampu menurunkan kadar kortisol pada saat puncak sekresinya yaitu di atas jam 00.00 atau tengah malam. Pada tengah malam, irama sirkadian memungkinkan hormon kortisol ini berada pada kondisi yang tinggi. Apabila seseorang bangun malam untuk sholat tahajjud dengan niat yang ikhlas, maka akan terbentuk energi positif yang dahsyat bersumber dari komunikasi kita kepada Allah. Hal ini akan berimplikasi pada ketenangan batin terbebas dari permasalahan duniawi sehingga mengurangi derajat stress seseorang. Pada kondisi demikian, secara otomatis hormon kortisol yang diproduksi pun akan menurun sehingga tidak berdampak buruk pada sistem imun.

Logikanya jika usai mengerjakan sholat malam malah sakit, perlu dicurigai kita tidak ikhlas menjalankannya. Ketika seseorang tidak ikhlas dalam beribadah, sudah dapat dipastikan kita tidak mendapatkan faedah dari ibadah itu sendiri. Sehingga tidak muncullah perasaan tenang itu, yang berarti kita gagal mempengaruhi irama sirkadian untuk menurunkan sekresi hormon kortisol. Maka ibadah haruslah ikhlas, juga benar melaksanakannya agar kita mendapatkan manfaat dari ibadah yang kita lakukan.
Wallahu a’lam
sumber fimadani

Istri Idaman, Yang Seperti Apa?

Dulu di tengah canda antara penghuni kos-kosan di gang Jengkol, Ceger, Pondok Aren, sambil mencuci atau ketika sedang setrika baju di pagi hari, kami, saya dan teman-teman satu kos sering bersaut tentang sosok perempuan, akhwat sang calon istri idaman kelak, bayangan sosok yang ideal tentunya, disela lirik nasyid:
Istri cerdik yang sholihat
Penyejuk mata
Penawar hati
Penajam fikiran
Di rumah dia istri dijalanan kawan
Dikala kita buntu dia penunjuk jalan
Saat itu, menurut kami seorang calon istri adalah, seorang perempuan, seorang akhwat yang ngerti agama, qonaah, tawadhu, tentunya seorang yang sempurna sebagai calon ibu, cantik (tentunya), sabar, romantis, bisa manjain suami (maunya), idealisme yang sempurna.

Saya teringat dalam suatu seminar keluarga, yang diisi seorang ustadz muda, suatu hari dia dimintakan tolong untuk mencarikan istri oleh seorang pemuda, pemuda ini berlatar belakang keluarga besar cukup berada, waktu itu ia masih semester VIII kedokteran Universitas Negeri di Jakarta. Kriteria yang diinginkan oleh si pemuda adalah sosok akhwat yang sholihat, bagus kafaah syar’i nya, pintar, berpendidikan minimal setara dengannya, masih muda, cantik, dll.

Setelah sang ustadz mendengar kriteria tersebut, dengan berseloroh dia berkata, “Akan saya upayakan akhi, tapi seandainya saya bertemu Akhwat yang kriterianya seperti itu, sepertinya tidak akan saya forward ke antum. Saya nikahin sendiri.”

Membangun asa adalah sah-sah saja, tidak dilarang. Hanya saja, jangan kaget setelah bertemu realita. Setelah menikah, menyatukan dua hati yang berbeda bukanlah hal mudah. Menginginkan sosok istri yang bisa menyelesaikan urusan rumah tangga dengan tuntas, menyadari kekurangan-kekurangan suami secara paripurna, dan menyelesaikan konflik dua hati tanpa menyisakan sedikit pun sakit hati pada salah satu fihak adalah harapan yang sedikit harus dikoreksi. Apalagi mengharap istri yang selalu siap, selalu berada disisi apabila dibutuhkan, dan selalu siap disamping suami dengan solusi-solusi atas masalah yang dimiliki suami.

Ketika kecewa, timbul pikiran iseng membandingkan istrinya dengan sosok lain, sifatnya, bahkan fisiknya. Maka bersiaplah untuk kecewa, karena apa? Karena kita memandang dari satu sisi bahwa dia ada untuk kita.
Bagaimana kalau dibalik? Kita ada untuk dia, bahwa kita tidak sesuai dengan harapan dia, bahwa kita tidak setampan yang dia inginkan, bahwa dia menekan asa ketika menerima kita, mencoba berdamai dengan kriteria calon suami yang diidamkan, kemudian menerima kita, semata mengharap ridho Allah.

Perlu diingat juga, istri kita memiliki latar belakang yang berbeda, budaya, status sosial, yang harus direkonsiliasi dengan kita, dengan latar belakang yang tidak sama, maka tidak akan pernah sinkron jika keduanya tak memiliki rasa ikhlas, bertahan pada ego sendiri. Tidak perlu heran jika akhirnya hanya konflik yang muncul dalam keluarga.

Secara sunatullah, masing-masing diantara kita juga tetap memiliki kebutuhan sendiri, sisi dunia sendiri, kegiatan sendiri, kesibukan sendiri, yang tidak melulu sibuk untuk berdua, kadang kita sebagai suami ”dipaksa” untuk bertenggang rasa dan bertenggang waktu. Disini nampaknya kita dituntut untuk meng ”kita untuk dia” kan.

Lalu harus kecewakah kita ketika sudah mendapat amanah istri tetapi jauh dari harapan ketika masih hidup di kos-kosan?

Hal terpenting adalah jangan lagi mengkhayalkan idealitas diatas realitas, berandai-andai yang tak sampai, dan mengeluh atas kenyataan yang ada, bisa sakit hati dilanjut sakit fisik. Yang mesti dilakukan adalah berpikirlah progresif, jangan regresif, bahwa Allah memberikan yang terbaik untuk kita.

Jadi teorinya semakin kita berandai-andai, semakin mengeluh dalam melihat perbedaan, semakin terluka hati ini. Selanjutnya, syukurilah, terima apa yang Allah berikan, kemudian carilah solusi atas masalah, carilah titik persamaan untuk meraih kebahagiaan. Singkirkan sederetan tuntutan yang ‘segambreng’ kepada istri kita. Semakin banyak tuntutan, bila tak terpenuhi akan membuat tingkat kekecewaan semakin tinggi.

Percayalah pada janji Allah, bahwa Istri yang baik adalah untuk suami yang baik pula, bukankah kita termasuk mukmin yang baik? Insya Allah.

Sekarang, seiring berjalannya waktu, akhirnya saya menyadari, ternyata dulu saya, kami, telah melupakan satu hal, yaitu bahwa seorang calon istri, seorang perempuan, seorang akhwat, adalah juga manusia, bukan malaikat, yang tentu saja memiliki sifat manusia seperti pada umumnya.
Wallahu’alam
sumber : fimadani

Tips Optimalisasi Dakwah Via Facebook

Dakwah facebook,  sudah tak asing di telinga kita. Bahkan saya dan Anda mungkin sudah merasa berada di dalam istilah “dakwah facebook”.

Aktivitas dakwah memang seharusnya sudah menjadi keniscayaan bagi seorang mukmin dalam setiap aspek kehidupannya. Menyeru kepada kebenaran, mencegah kepada kemunkaran serta beriman kepada Allah layaknya ummat terbaik yang telah dipilih oleh Allah dalam Al-Quran, begitulah seharusnya seorang mukmin. Dan facebook sebagai bagian dari kehidupan sosial masa kini tentu saja seharusnya tak luput tersentuh oleh aktifitas dakwah, sebab di dalamnya berisi manusia-manusia yang notabene objek dakwah.

Semangat berdakwah lewat facebook memang oke, namun dari segi keberhasilan mencapai objek dakwah ternyata belum tentu sukses. Dakwah di facebook biasanya hanya menyasar lingkaran yang itu-itu saja, yang sepemahaman, yang saling menyetujui pendapat. Alhasil orang-orang yang masih dangkal pemahamnnya tentang Islam dan masih enggan untuk berislam secara sempurna pun tak tersentuh, apalagi mereka yang belum menjadi muslim.

Lantas apakah dakwah facebook harus terbatas kepada orang-orang yang sepemahaman, sefikroh, seilmu? Tidak salah memang mendakwahi atau saling mengingatkan kepada orang-orang yang sudah paham, yang sudah rajin mencari ilmu sendiri. Namun akankah pemahaman Islam akan berkembang kepada seluruh ummat dengan cara dakwah seperti ini. Apa bedanya dengan sebuah sekte eksklusif yang menyelamatkan golongannya sendiri ke surga, lantas menimpakan neraka kepada orang-orang di luar golongannya?
Jika aktivis dakwah facebook sekalian merasa bahwa ternyata apa yang terjadi memang benar seperti itu adanya, hanya berdakwah kepada rekan-rekan da’i yang sepemahaman, maka berubahlah mulai sekarang. Mari kita ubah metode dakwah facebook kita.

Berikut ini sedikit tips untuk mengoptimalisasi dakwah facebook Anda. Tidak harus dilakukan memang, jika Anda bisa ingin bertahan dengan cara dakwah Anda yang sekarang dengan cakupan yang terbatas. Akan lebih bagus juga jika Anda dapat menambahkan tips-tips dakwah Anda sendiri.

Jangan pilih-pilih teman

Jagat maya adalah dunia yang luas, luasnya sama dengan seluruh penduduk bumi yang mengaksesnya. Jadi jangan batasi dakwah kita dalam sempitnya organisasi dan keluarga kita – kecuali jika memang tujuannya hanya diperuntukkan bagi komunitas tertentu.

Maka approvelah sebanyak mungkin permintaan pertemanan, baik teman sepemikiran ataupun yang berseberangan. Jika kawan baru Anda ternyata hobi menulis status yang “tidak baik”, anggap saja sebagai aspirasi, toh manusia berbahasa sesuai dengan lingkungannya. Jika Anda takut dengan status-status yang “kurang baik” dari teman-teman baru Anda akan mengotori wall Anda, cukup sembunyikan saja, jangan putuskan hubungan pertemanan Anda. Tapi lebih disarankan untuk tidak menyembunyikannya, sebab guru harus selalu mendengarkan muridnya, terlebih jika mereka bertanya.
Semoga dengan demikian, dakwah Anda akan semakin bermanfaat, paling tidak sebagai sebuah informasi baru bagi orang-orang yang belum terlalu memahami Islam.

Manusiawilah!

Banyak aktifis dakwah facebook dalam kesehariannya selalu memposting ayat-ayat Al Quran atau hadist-hadist. Dengan alasan tak ingin berbicara sia-sia, ia hanya menampilkan firman-firman dan sabda-sabda saja di wallnya. Beruntunglah ada iklan dari online shop yang begitu rajin mengetagnya, sehingga wallnya sedikit bervariasi.

Saudaraku, siapakah sebenarnya Anda ini? Jangan-jangan Anda adalah sebuah software yang secara otomatis memposting ayat-ayat Al Quran dan hadits-hadits!? Tak lelahkah mengetik ayat yang sangat panjang sampai muncul tulisan “read more”? Orangpun malas untuk mengkliknya. Itu baru sekali, lha kalau berkali-kali?

Sebab Anda berdakwah kepada sesama manusia, maka manusiawilah! Biarkan teman-teman facebook Anda tahu, bahwa Anda adalah seorang manusia. Anda melakukan pekerjaan seperti manusia lainnya, Anda menghadapi masalah seperti yang lain, maka buatlah status tentang itu, namun yang berwarna islam, beraroma dakwah.

“Sudah dhuha, shower dulu ah… Allahumma inni a’udzubika minal khubusi wal khobaa’its,” ini contoh sederhana status manusiawi, seperti yang biasa oleh dilakukan orang-orang lain, namun tetap diwarnai.
Tentu saja tak salah mengeluarkan amunisi kata-kata mutiara dari hadits dan Qur’an, serta kata-kata indah lainnya, namun tidak harus terus-menerus. Warnai dengan warna manusia yang anda miliki.

Setiap orang memiliki masalah, solutiflah!

Jika Anda sudah menjadi da’i yang beruntung, maka siaplah untuk mendapatkan hadiah berupa pertanyaan. Pertanyan itu perlu jawaban, jika Anda sebagai da’i tidak mau menjawab, mungkin saja sang penanya akan bertanya ke tempat yang salah.

Maka jawablah sesuai dengan kondisi si penanya, jawaban tidak harus selalu ideal atau saklek. Misalnya ada seorang remaja puteri yang dilarang orangtuanya memakai jilbab, jangan suruh ia untuk melawan orangtuanya, apalagi menghujat, berikan solusi yang kreatif. Jika anda tak mampu menjawab, coba browsing segera (ingat, internet bukan melulu facebook, maka manfaatkanlah!), dan berikan link jawaban yang kira-kira tepat dengan kondisi sang penanya.

Kebanyakan teman-teman facebook anda berasal dari sumber yang sama, teman dari teman, teman dari keluarga, atau istilah facebooknya “mutual friends”. Artinya ada kemungkinan masalah yang dihadapi sama. Maka tak ada salahnya anda membagikan jawaban Anda dalam sebuah catatan, tentu saja tanpa menyebutkan identitas sang penanya.

Jika Anda tak ditanya, maka anda bisa melihat status-status “galau” di wall Anda. Status-status itu sebenarnya adalah masalah yang tak ditanyakan. Anda juga bisa membuat catatan solutif tentang itu, dan bagikan.
Semoga kita bisa memperluas lingkaran dakwah kita, serta menyebarkan Islam seluas-luasnya di dunia maya untuk semua, bukan hanya golongan yang sepaham dengan kita.
Wallahua’lam bisshowwab
Sumber : Fimadani

Mendamba Anak Sholeh? Mulai Sekarang Peduli Gizi

Mempersiapkan dan merencanakan kehamilan tidak hanya milik pengantin baru. Bagi Anda yang kini belum juga bertemu dengan sang jodoh, tidak ada salahnya mulai sekarang Anda mempersiapkan diri untuk mejadi orang tua.

Memiliki keturunan yang sehat, cerdas, shalih dan shalihah tentulah menjadi dambaan setiap pasangan. Gizi merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas sel telur dan sperma. Saat kedua sel ini bersatu, maka terbentuklah embrio. Embrio sehat merupakan awal dari perkembangan janin yang sehat. Embrio sehat  hanya akan diperoleh dari sel telur dan sperma yang sehat. Sel telur dan sperma yang sehat ini hanyalah milik ikhwan yang sehat dan akhwat yang sehat pula.

Persiapkan diri Anda,  mulailah peduli gizi sekarang juga. Alat- alat reproduksi di dalam tubuh akan berfungsi secara optimal jika mendapatkan asupan gizi yang seimbang dan sesuai kebutuhan. Seperti lancarnya proses pematangan sel telur, produksi sel telur dengan kualitas baik, dan  proses pembuahan yang sempurna. Bagi calon ibu, gizi yang sesuai dengan kebutuhan tubuh akan mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan serta berperan dalam mempersiapkan cadangan energi bagi tumbuh-kembang janin.

Jika persiapan ini dapat Anda lakukan jauh hari sebelum pernikahan, insa Allah kelak Anda dan pasangan akan mendapatkan bayi yang sehat. Sedangkan bagi Anda yang sudah menikah persiapan ini dapat anda lakukan antara 3 – 6 bulan sebelum kehamilan.
Berikut ini adalah ikhtiar untuk mendapatkan keturunan sehat yang shalih dan cerdas.
  • Cek status gizi Anda  
Cek status gizi anda dengan menggunakan rumus IMT (Anda dapat melihatnya di artikel terdahulu). Jika Anda mengalami kekurangan gizi, segeralah perbaiki asupan makan dan nutrisi. Sedangkan jika Anda mengalami obesitas, normalkan berat badan dengan diet secara benar. Gizi buruk maupun obesitas dapat mempengaruhi kesuburan dan kualitas sperma/sel telur.
  • Mengkonsumsi makanan halal dan baik
Ternyata, makanan yang kita makan mempengaruhi sifat dasar dan perilaku kita. Karena makanan mempengaruhi jiwa kita, maka Allah dan Rasul-Nya menunjukkan pilihan terbaik bagi kita. Jenis makanan di dunia ini amat melimpah, tetapi tidak semuanya untuk makanan manusia. Allah memberi batas, ha­nya makanan yang menurut-Nya layak yang boleh kita makan (halal). Mengkonsumsi hanya makanan yang halal adalah perin­tah Allah, seperti disebutkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 168:
“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-lang­kah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu”
Setidaknya, kehalalan makanan dapat dilihat dari tiga kriteria yaitu halal zatnya, halal cara mendapatkannya serta halal pengolahannya. Efek kesalehan dari makanan yang halal dan thoyib adalah terjaganya calon anak kita dari biokimia atau senyawa berdampak negative serta terselamatkannya calon anak kita dari zat yang haram.
  • Prinsip makan 3B & A
Prinsip makan 3B adalah makan dengan makanan yang “Bergizi”, “Beranekaragam” dan “Berimbang” sesuai dengan kebutuhan.  Makanan bergizi mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat dan cairan yang cukup. Semakin beranekaragam makanan yang Anda konsumsi maka semakin komplit asupan gizinya. Jika Anda makan sesuai kebutuhan tubuh maka Anda dapat mengontrol berat badan dengan baik. Prinsip selanjutnya adalah “Aman”, yaitu aman dari bahan tambahan pangan yang berlebihan. Tidak berlebihan dalam mengkonsumsi makanan awetan maka akan meminimalisir menumpuknya bahan tambahan pangan dalam tubuh anda.
  • Nutrisi penting
Jika prinsip 3B dan A diatas sudah Anda penuhi,  pilihlah bahan makanan yang mengandung vitamin dan mineral seperti dibawah ini :
  1. Makanan tinggi protein, lemak cukup. Pilihlah makanan tinggi protein, namun kandungan lemaknya tidak terlalu tinggi. Karena makanan tinggi lemak dapat meninggikan kadar kolesterol. Jika ini terjadi, sirkulasi darah akan terhambat, termasuk aliran darah ke testis. Makanan tinggi protein ini dapat meningkatkan produksi sperma. Sumber makanan tersebut diantaranya adalah telur, ikan laut, udang, dan daging tanpa lemak.
  2. Vitamin D. Kekurangan vitamin D akan menurunkan tingkat kesuburan hingga 75 %. Vitamin D diproduksi di dalam tubuh dengan bantuan sinar matahari, dengan sumber makanan yang terdapat pada telur, susu, hati, minyak ikan, ikan tuna, margarin dan ikan salmon.
  3. Vitamin E. Vitamin ini berguna untuk meningkatkan kemampuan sperma membuahi sel telur dan mencegah keguguran karena perannya dalam menjaga kesehatan, dinding rahim dan plasenta. Banyak terdapat pada minyak tumbuh-tumbuhan, bekatul, gandum dan kecambah.
  4. Vitamin B6. Kekurangan vitamin ini akan menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan hormon, padahal keseimbangan hormon estrogen dan progesteron penting untuk terjadinya kehamilan. Sumber vitamin B6 antara lain ayam, ikan, beras merah, kacang kedelai, kacang tanah, pisang dan sayur kol.
  5. Asam folat. Zat ini bermanfaat mencegah risiko penurunan jumlah dan kualitas sperma untuk calon ibu asam folat sangat penting unstuck dipenuhi sejak sebelum hamil sampai kehamilan trimester pertama. Berperan dalam perkembangan sistem saraf pusat dan darah janin. Cukup asam folat mengurangi risiko bayi lahir dengan cacat sistem saraf. Sumber asam folat adalah sayuran hijau tua, jeruk, alpukat, hati sapi, kedelai, tempe dan serealia
  6. Zinc (zat seng). Seng membantu produksi materi genetik ketika pembuahan terjadi. Mineral ini terdapat pada kerang, beef tenderloin, kacang merah, daging dada ayam.
  7. Zat besi (Fe). Zat besi selain berperan penting dalam sel darah merah juga penting bagi kelancaran pelepasan sel telur (ovulasi). Kekurangan zat ini membuat siklus ovulasi (pelepasan sel telur) Anda terganggu. Sumber Fe adalah  hati ayam/sapi, daging merah, kuning telur, sayuran hijau, jeruk dan serealia yang diperkaya zat besi
  8. Vitamin C dan Antioksidan. Vitamin ini bermanfaat mencegah kerusakan sperma dan meningkatkan gerakan (motilitas) sperma. Anda dapat memperolehnya dari jus jeruk, buah kiwi, jambu biji, atau terong ungu.
  9. Kalsium. Mineral ini bermanfaat meningkatkan gerakan sperma. Anda mendapat suplai kalsium dari susu, ikan salmon, keju, dan telur.
  • Yang Harus Anda Hindari
Hindari makanan, minuman atau sumber lain yang dapat merusak atau membahayakan kesehatan reproduksi Anda.
  1. Junkfood, yaitu jenis makanan kecil atau cepat saji yang tidak bergizi. Makanan ini tidak sesuai dengan prinsip makanberanekaragam dan seimbang.
  2. Makanan awetan yang berlebihan, karena dapat mengganggu  tubuh meregenerasi sel-sel tubuh secara optimal  terutama kualitas sel telur dengan baik.
  3. Kafein. Batas aman meminum kafein hanya 1-2 cangkir sehari, jangan melebihi dari 3 cangkir.
  4. Alkohol, karena minuman ini dapat menurunkan peluang untuk hamil juga menurunkan kualitas sperma
  5. Rokok. Perokok aktif  kualitas sperma dan sel telurnya akan menurun. Orang tua perokok juga memiliki peluang yang sangat besar untuk  mewariskan cacat genetik tidak hanya itu anak dari orang tua perokok memiliki dua kali risiko terkena penyakit kanker. Perokok pasif juga menanggung risiko ancaman yang sama meskipun tidak setinggi perokok aktif.
  • Jangan lupa untuk berolahraga secara teratur, agar  peredaran darah ke seluruh tubuh akan lancar, terutama ke testis. Stamina dan daya tahan tubuh juga semakin meningkat jika calon orang tua rutin berolahraga. Stamina yang baik mendukung kualitas sperma agar pembuahan sukses. Gerakan sperma yang gesit dan jumlah sperma yang cukup memampu mencapai sel telur.
  • Hindari  stress karena pembuluh darah akan menyempit akibatnya peredaran darah akan terhambat termasuk peredaran darah menuju testis.
Setelah Anda mendapatkan anak yang sehat, Anda tinggal menstimulusnya dengan berbagai cara. Mendekat  pada Rabb, mengajarinya mengenal Rosul-Nya  dalam kehamilan yang indah. Jangan lupa juga untuk memenuhi haknya dan memberikan fasilitas yang terbaik di masa tumbuh kembangnya.
sumber : fimadani